Layaknya langit terik,kadang dia tidak diinginkan.
Layaknya seorang yang marah,
kadang dia tidak diinginkan
Seperti awan mendung,
kadang dia tidak disukai
Seperti air mata seseorang,
kadang dia tidak disukai
Namun,
kadang amarah seseorang begitu dinanti,
layaknya terik di musim hujan
Kadang orang haru ketika tangis tak terbendung,
layaknya saat kemarau,
orang-orang menanti mendung
Jika semua tergantung orang,
tiadalah kemarau yang terik,
hujan setelah mendung,
dan tiadalah aku.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar