Kamis, 27 Mei 2010

Lullaby Kecewa

Kini jalan menyambutku sedih
Karena ia menutup dirinya untuk seorang
Bukan salah dari satunya
Karena nasib mengutus harus

Biar selamat jalan diucapkan
Namun tak berarti sekedar ucap
Masih pilu memukul
Iris masa depan ku kembali pada lalu

Kata orang "untuk apa dipikirkan"
Kata hati "bagaimana cara melupakannya"
Gelap kini teman penjaga sedih tangis
Lolongan anjing adalah tempat curhat rengekan manja
Manja? iya, memang manja.

Ku ingat kisah lampu dan cahaya
Bukankah indahnya pada cahaya?
Biarkan lampu keruh berdebu

Semua telah berlalu
Tinggal kerja keras maju
lebih....letih....ditemani risau kecewa

Biarlah.....
Toh perahu busuk ini akan membawaku
ke tempat tujuan akhirku,
tempat yang ku panggil cita-cita.

Banda Aceh, 27 Mei 2010
Pukul:20:32
Muhammad Iqhrammullah

Tidak ada komentar:

Posting Komentar